Thursday, November 22, 2012

Raga Penaung Jiwa


Hai Raga,
Telah apa yang kau lakukan hingga saat ini
Banyak kebaikan atau kah kesalahan
Inilah yg menjadi buah ketidakpercayaan baik oleh orang lain, pun bahkan Allah Sang Pencipta Kini kau telah sadar wahai raga yang menaungi jiwa
Kekuranganmu bukan pada kelengkapan sistem organ tubuhmu, tp karena pikir, rasa, dan laku
Saat keinginan tak sejalan, sewajarnya jika tak menjadi sebuah realisasi atas doa dari harapan
Saat kepercayaan menjadi akar problema, semua tak akan jadi apa2, yang tersisa hanya kenangan kisah Sekeras apapun asa itu ditata, tak akan bisa jika rasa percaya itu tiada

Kini, yang berlaku hanya satu
Memperbaiki sikap dan laku, hingga diri tak ragu akan harapan semu yang akan menjadi nyata dan indah
Tiada rugi untuk menjadi diri senantiasa lebih baik, karena pahala dan ridha dari-Nya lah yang ingin diraih, bukan genggaman tengan yg berisi dunia

Tuesday, October 30, 2012

Pesawat


Saat ini aku sdg duduk2 menikmati santapan makanan gratis yg disediakan di Lounge u/ pemegang CC BNI.
Alhamdulillaah.. Perut telah terisi penuh oleh aneka rupa warna-warni hidangan yg ada di sini.
Alangkah mewahnya bandara ini hingga sudut2nya, jarang sekali kutemui kekumuhan yg terjadi.
Kulihat keluar landasan, pesawat2 mewah dan kokoh menunggu para penumpang yg ingin menaikinya. Mungkin usia pesawat itu lebih tua dari umurku. Tentu saja telah melayani penerbangan untuk jutaan penumpang di berbagai daerah. Dan aku bagian dari penumpang itu.
Pesawat-pesawat itu telah banyak berjasa bagi banyak orang. Penghubung tempat yg jauh menjadi terasa dekat.
Pesawat-pesawat itu menjadi saksi kesuksesan dan keberhasilan banyak orang dalam berbagai aktivitas.

Wednesday, October 17, 2012

Kuta Sendiri


Kuta, pantai yg banyak sekali org dtg berbondong-bondong u/ tamasya, foto, selancar...
Kini aku berada disini, tempat keramaian para turis memanjakan diri..
Kepala2 manusia berkeliaran hilir mudik di sepanjang pasir putih ini, tapi bagiku ini semua sepi..
Ragaku berdiri kokoh memandangi matahari yg perlahan hilang bersama datangnya malam..
Tp pikir dan rasaku ada di kota yg jauh disana..
Tmpt sang kekasih hati sdg tak bersuka cita..
Aku seperti menjadi aktor antagonis dalam drama keluarga yg bersenang2 dalam kesusahan hati..

Wednesday, September 5, 2012

Rasa Aku


Aku yg dlu tak mengerti rasa ini, kini tak lagi kuragukan
Aku yg dlu acuh ttg rasa ini, kini kurindu saat rasa itu berlalu
Cinta, selalu saja menjadi misteri bagi hati para pencari dan empunya

Tp entah mengapa, rasa itu telah kumiliki. Namun kadang masih terasa hampa.
Apakah rasa itu belum sempurna karena masih ada celah-celah yg belum menyatu padu
Ataukah ada yg mencoba membuatku ragu menjadi itu menjadi rasa yg semu

Yang pasti,
Apa yg telah kumiliki, tak akan kulepas pergi ataupun sampai terdiam terseret hingga mati

Sunday, September 2, 2012

Salah Menyalahkan


Memang paling mudah menyalahkan orang lain atau situasi jika terjadi sesuatu masalah. Padahal menurut penelitian yang dimuat di Harvard Business Review, bermain dalam permainan menyalahkan tidak akan pernah berhasil.

Dalam penelitian itu, mereka yang menyalahkan orang lain atas kesalahannya dapat kehilangan status, kurang mendapat pelajaran, dan berperforma buruk dibandingkan orang-orang yang mengakui kesalahan mereka.

Jika Anda menyalahkan orang lain atas apa yang Anda rasakan, Anda justru memberi kekuatan pada mereka bahwa Anda sebenarnya tergantung pada mereka.

Padahal seharusnya, tak seorang pun yang bertanggung jawab atas takdir Anda!

Kepercayaan diri Anda akan memancar di saat Anda tidak menggantungkan diri pada situasi dan orang lain.

Jika Anda menyalahkan orang atau situasi, Anda justru berteriak pada dunia bahwa, "Saya tidak memiliki kendali terhadap diri saya, saya adalah korban. Orang lain di kehidupan lebih berkuasa dari saya, saya adalah korban."

Maka, jadilah nahkoda dari 'kapal' yang Anda layari. Mulailah menerima tanggung jawab, dengan begitu Anda tidak perlu membagi pujian atas jerih payah yang dibutuhkan dalam mendapatkan pelajaran hidup, dan Anda pun akan semakin percaya diri. | kata Anne Ahira -

Thursday, August 16, 2012

Sepinya malam sendiri


Malam ini tak menjadi sepi bagiku, meski kudengar suara jangkrik bersahut2an satu dengan yg lain, tp nyata lbh kudengar deru&dentaman mesin tak kunjung diam. Malam ini aku berada di atas pipa salur tangki di suatu rig pemboran. Ditemani beberapa kru yg tak jarang kulihat uapannya menahan serangan fajar pada indera penglihat yg ingin sgera terbenam. Berbeda dgn sang satelite yg meski hanya terlihat sebagian, tp mau menemani kegelapan hingga surya mengganti peran.
Ternyata memang berat menahan dua kelopak mata yg ingin redup ini. Berselimut udara dingin, kurebahkn tubuh di atas kasur keras di dalam kotak besi bernama "portacamp".